Inilah Tower 8 RSDC Wisma Atlet untuk 1.546 Pasien OTG

 

“Pasien OTG, trendingnya tetap bertambah,” tutur Mayjen Pekerjaan Ratmono, Koordinator RSDC Wisma Olahragawan. Untuk memperhitungkan hal tersebut, Tower 8 Wisma Olahragawan Pademangan, disiapkan. Maksudnya, supaya pasien Covid-19 orang tanpa ada tanda-tanda (OTG) bebas lakukan karantina mandiri disana.

Mengantisipasi Penambahan Ruangan Isolasi

Mayjen Pekerjaan Ratmono tetap menyimak situasi penebaran Covid-19, dengan cara saksama. Gerakan pasien yang telah sembuh serta yang baru masuk RSDC Wisma Olahragawan, dia awasi dengan jeli. Lewat aplikasi digital, dia bebas mengetahui keadaan situasi terbaru, secara cepat. Dengan begitu, Mayjen Pekerjaan Ratmono sebagai Koordinator RSDC Wisma Olahragawan, langsung dapat pimpin team kerja untuk lakukan mengantisipasi.

Pada Senin (28/09/2020), contohnya. Mayjen Pekerjaan Ratmono menjelaskan, sampai Senin itu, jam 06.00 WIB, sekitar 90 % bertambah tempat tidur di Tower 4, telah ditempati pasien OTG. Keseluruhan kemampuan Tower 4 itu capai 1.546 tempat tidur. Di saat yang serupa, Tower 5 dengan kemampuan yang serupa, telah ditempati seputar 39 % pasien OTG.

Letkol Muhamad Bijakin (kiri) sebagai Komandan Lapangan RSDC Wisma Olahragawan bersama-sama Dokter Andita Indranawan (kanan) dari Kementerian Kesehatan. Mereka dengan jeli mengecek setiap kamar, untuk pastikan service paling baik pada pasien Covid-19. Photo: joko dolok Menyimak trend pasien OTG yang masih bertambah, Mayjen Pekerjaan Ratmono semenjak beberapa waktu awalnya telah lakukan mengantisipasi. Yakni, dengan menyiapkan Tower 8. Dengan cara tempat, Tower 8 ini ada di Blok C2, Jalan Benyamin Sueb, Kelurahan Pademangan Timur, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.

Tower 8 itu terbagi dalam 18 lantai dengan 524 kamar. Ada yang berisi 2 tempat tidur, ada juga yang 3 tempat tidur. Menurut Mayjen Pekerjaan Ratmono, Tower 8 itu dapat memuat 1.548 pasien, untuk tempat karantina mandiri buat Orang Tanpa ada Tanda-tanda (OTG) Covid-19.

“Ini untuk memperhitungkan kenaikan pasien OTG, yang memerlukan ruang karantina mandiri. Kita sedang finalisasi semua keperluan kelengkapan operasional, untuk pastikan semua skema berjalan baik. Minimal, esok pagi bisa digunakan,” papar Mayjen Pekerjaan Ratmono, pada Senin (28/09/2020).

Kerja Pintar Sekaligus juga Taktiks

Cara mengantisipasi itu, tentunya melegakan banyak faksi. Ini sisi dari pergerakan pemercepatan perlakuan Covid-19, yang diperintah oleh Mayor Jenderal TNI Dr. dr. Pekerjaan Ratmono, Sp.S., M.A.R.S., M.H sebagai Koordinator RSDC Wisma Olahragawan. Mayjen Pekerjaan Ratmono ialah Kepala Pusat Kesehatan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Di satu tempat di lobi dalam Tower 8 yang lumayan luas, telah diletakkan dua tempat tidur, komplet dengan tabung oksigen besar. Tempat ini berdekatan dengan ruangan kaca yang telah terisi bangku komplet. Semua perlengkapan siap dalam tempat seharusnya, siap dioperasionalkan. Photo: joko dolok Walau dengan cara tempat tidak sama tempat, tetapi Tower 8 Wisma Olahragawan Pademangan ini masih adalah sisi dari Rumah Sakit Genting Covid-19 (RSDC) Wisma Olahragawan Kemayoran, Jakarta Pusat. Koordinasinya juga masih di tangan Mayjen Pekerjaan Ratmono.

Dengan cara keseluruhan, Tower 4, 5, 6, 7, serta 8 yang dipakai untuk menjaga pasien Covid-19, dapat memuat sampai 7.500 bertambah pasien Covid-19. Ini pastilah satu cara besar pemerintah, dalam usaha pemercepatan perlakuan epidemi Covid-19. Rerata untuk 1 tower, ada 100 orang team kerja yang terjebak dalam pengoperasiannya.

Updated: January 13, 2021 — 5:31 am

Leave a Reply

Your email address will not be published.